Senin, 08 Februari 2016

Kalau Malam Itu Aku Pulang (2)

Sejak kejadian itu aku mulai sering mencari hadirnya..
Huft..
Aku terus-terusan mencoba menepis perasaan yang datang, namun apalah aku..
Yang mencoba menutup pintu hati, tapi dihujam rasa bertubi-tubi..

         "Cinta datang tanpa diminta, 
           tanpa peduli di waktu yang tepat atau tidak, 
           pada orang yang benar atau tidak"

Aku ingat sekali sejak kapan kami mulai berbincang-bincang melalui chat..
Haha lucu sekali, awalnya aku kesal..
Tapi ya begitulah, selalu ada hikmah dibalik peristiwa..

Waktu itu ada teman yang berulang tahun, karena sesuatu hal kami berencana memberikan surprise untuk 4 orang sekaligus, padahal yang 3 orang ulang tahunnya sudah kelewat lama, maaf ya guys..
Wkwkwkwk
Yaa sayangnya si Bitra ini gak datang sama sekali, padahal sudah ditungguin dibela-belain pulang malam..
Di telpon gak diangkat, malah hp nya mati..
Kesal sudah capek-capek nyiapin eh dianya gak datang..
Yasudahlah ikhlaskan saja, tapi aku sengaja nge fotoin kue nya buat dia dan aku kirim ke dia sembari mengucapkan selamat ulang tahun yang terlampau terlambat..
Dengan harapan dia merasa menyesal tidak datang, wkwkwkwk
Ahh ternyata dia sangat-sangat menyesalinya sampai gak tega..
Tapi setelah itu malah sering chat.. Hohoho

Singkat cerita
Seperti aku-aku pada yang lainnya pada sebelum-sebelumnya..
Frontal dan melakukan apa yang aku mau dan kuanggap benar
Karena aku fikir aku tidak ingin menyesal jika tidak diungkapkan,
maka aku mengungkapkan perasaanku..
Hohoho..
So brave me.. LOL!

Walau sepanjang perjalannya banyak hala rintang dan entah mengapa aku masih tetap saja bertahan pada pilihanku, walau kadang juga aku merasa dia tidak menginginkannya..
Let it flow
Di syukuri saja..
Kalau malam itu aku pulang, tiada cerita hingga hari ini
Kalau malam itu aku pulang, mungkin hadirmu tetap menjadi debu, kuabaikan
Kalau malam itu aku pulang, aku tidak jatuh cinta padamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar